Sesak

Kemaren waktu dibonceng naik sepeda motor melewati jalan-jalan di kota Bandung saya serasa sesak nafas (meskipun sesak yang “lain” udah agak mending) hehe…

tapi saya jadi berfikir bisakah saya nanti sampai 5 tahun ke depan terus ada di kota yang seperti ini?? ato malah di Jakarta?? ahh, tiap nyampe Bandung aja saya udah langsung batuk2

Kota ini polusinya sudah sangat parah. ketika saya berkunjung ke rumah Mas Ivan yang berada di atas bukit, jika melihat ke bawah, arah kota bandung, akan terlihat seperti kabut hitam pekat menyelimuti seluruh kota. Itu bukan kabut, itu ASAP sodara-sodara…ya’ . A.S.A.P. Hitam pekat dan menakutkan…

ahh, saya jadi mengidamkan hidup di desa…

4 Comments to “Sesak”

  1. jangan sampei desa kita jadi kayak bandung…

  2. hidup itu keras jung!!! biasakanlah dirimu utk menghadapi hal2 seperti ini
    *hal2 yg dikehendaki para penyembah dewa horus

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: