Konyol tapi benar

Kmaren pas ngerjain data geolistrik dan sudah mendapatkan penampang 2 dimensi(koordinat x, dan kedalaman) maka kita dikasi tugas lain yaitu memasukkan data topografi. Untuk meload topografi itu sebenarnya gampang, karena pada manualnya sudah terdapat pada teori dan contohnya’. PRogram yang  dipakai untuk itu adalah res2dinv. Namun, kenyataanya hal itu gak semudah kelihatannya’ berkali-mencoba dengan format sama kaya contoh, tapi data masih gagal juga di load’

sebenarnya dari pertama sudah mikir file contohnya saja yang dimasuki data masukkan, tapi karena pengen mencoba secara manual(nulis sendiri formatnya) jadi ya gitu’ . DAn ketika file contohnya itu datanya diganti dengan data lapangan kita, maka file itu sukses-sukses aja tanpa masalah pada saat load’

sensinya lagi program itu adalah masalah format seperti angka 0(nol) atau 1 yang terdapat pada tag atau footnote tertentu. gak tau itu esensinya apa, tapi kalo gak dimasukin ya gak bisa di load datanya.

nah, kembali pada saat masukkan data topografi.ternyata ada masalah lagi”. masalah yang ada adalah jumlah data topografi pada satu set pengukuran tidak sama dengan jumlah titik koordinat pengukuran. FIuh..entah kemaren ngukurnya gimana , tapi setelah diolah ya hasil titik topografinya gitu. mending kalo tiap titik topografi ada koordinatnya’ tapi ini enggak.

fiuhh..thats trouble’

akhirnya setelah merenung(mikir), saya inisiatif saja agar jumlah data tersebut disebarin merata ke sepanjang line pengukuran,dengan asumsi bahwa tiap koordinat topografi disampling dengan jarak yang sama. Untuk itu saya lebih familiar pake matlab. tapi karena di kantor gak ada matlab, maka data itu saya olah dikosan.

1 kali nulis sintax (linespace (x,xt,y)) selesailah pembagian (distribusi )topografi tersebut pada tiap line

Adalagi pikiran konyol ketika kita harus mengkoresikan 3 titik sounding dengan koordinat yang tidak lurus segaris. Karena sofwarenya hanya bisa korelasi dengan titik yang lurus segaris, maka tentu saja kita hanya punya peta dengan korelasi lurus’

lalu, bagaimana dengan titik yang tidak lurus (segaris)??? ya di print, trus kertasnya aja yang dibelokin’ ha ha…konyol bukan?!!’

tapi itu benar lo secara logika’

2 Comments to “Konyol tapi benar”

  1. mungkin lebih logis untuk titik yang gak sejajar di interpolasi nilai nya dengan titik tetangga nya untuk dapat nilai pada titik yang sejajar, :p

    tp perasaan re2inv cuma masukin koordinat titik pengukuran, bukan nya dia interpolasi sendiri ya 🙂

    iya bang, benar pake interpolasi bisa untuk korelasi itu. tapi disini maksudnya hanya untuk melihat penampangnya saja secara 2D dalam lekukan yang sebenarnya.

    he he…namanya juga baru belajar RES2dinv, aku juga baru tau kemaren” he he…
    bagi ilmunya lagi ya’ , jangan sungkan2″…(loh?? ):D

  2. bisa tolong di jelaskan g… saya bner2 tidak ngerti pemakaian res2dinv bwt data topografi ni…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: